Lokasi Pengoenjoeng Blog

Kamis, 01 April 2010

BAR CODE


Menurut berita dari Google, bar code (itu lho sederetan garis tebal dan tipis vertikal) tahun ini telah berusia lebih dari setengah abad, karena penemuan itu dipatent-kan pada tanggal 7 Oktober 1957. Penemuan itu telah merevolusikan dunia business sehingga menjadi amat efisien. Kita tak dapat membayangkan membeli barang dari toko tanpa adanya bar code!

Namun, meskipun usia penemuan bar code sudah lebih dari setengah abad, di Indonesia pemanfaatannya belumlah lama. Bahkan 15 tahun lalu kode bar itu belum dipakai oleh, misalnya pabrik kosmetik, yang pernah saya tangani. Saya tidak tahu bagaimana situasinya di negara2 lain.

Penemu barcode itu adalah seorang Amerika bernama Bernard Silver yang sayang telah meninggal dunia pada tahun 1962 karena kecelakaan mobil sebelum penemuannya menguasai dunia.

Penemuannya semula tidak langsung diterima, tetapi untuk menyingkat cerita panjang, setelah penemuan itu (diciptakan 1949!) dibeli oleh IBM dan maka sedikit demi sedikit penemuan ini menyebar.

Anehnya bahkan di AS sendiripun pemakaian secara publik baru mulai pada tahun 1973. Barang dagangan pertama yang dijual menggunakan barcode adalah permen karet Wrigleys, maklum barang itulah yang paling laris di sana. Sejak itu kepraktisan penemuan ini menyebar ke seluruh dunia.

Dan inilah kisah perkembangannya secara singkat di Australia.
1978 APNA atau The Australian Product Numbering Association mulai, artinya barcode secara bertahap akan mulai disebarluaskan

1979 Rowntree Hoadley (merek perusahaan premen/manisan terkemuka) adalah pemakai pertama yang mencatatkan diri.

1984 Sebanyak 962 anggota APNA telah mendaftarkan diri

1986 Sebanyak 500 pusat perbelanjaan di seluruh Australia menggunakan barcode dan 90% barang grosir yang dijual di Australia sudah memakai barcode.

1988 Department store Grace Bros di NSW, dan Kmart di Victoria sudah menggunakan barcode

Jadi di Oz usia penggunaan baru lima tahun setelah AS memulainya.

Nah, adakah Anda ingat kapan melihat tanda barcode di Indonesia yang paling awal? Begitulah Lik Sopo Kae bertanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar