Lokasi Pengoenjoeng Blog

Selasa, 20 Juli 2010

TEMPIK SORAK

Saya tidak tahu apakah kata "tempik sorak" yang bermakna tepuk sorak sorai itu ada dalam kamus bahasa Indonesia atau tidak. Tapi yang terang buku pelajaran bahasa Indonesia kala saya SD dulu memuat banyak kata tempik sorak itu.

Uniknya, teman2 dan juga saya tidak pernah berani "membunyikan" kata tempik sorak. Setiap kali disuruh pak guru membaca keras2 suatu cerita yang mengandung kata itu, maka kita akan melewatkannya. Mengapa begitu? Karena meskipun kita masih bocah, tapi kita sudah mengerti bahwa kata "tempik" bagi masyarakat Jawa Tengah bermakna sesuatu yang tidak senonoh untuk diucapkan. Sehingga kata tempik sorak akan dibaca sebagai sorak saja, tempiknya diabaikan.

Ada2 saja.

2 komentar:

  1. emang kadang repot ya ? satu kata bisa bermakna macem2. kadang menimbulkan konflik satu sama lainnya krn adanya 'misunderstanding'...hehe

    BalasHapus
  2. Kepareng badhe ndherek atur komentar.
    Hehehe, menawi kawula piyambak nggih boten benten kaliyan panjenengan mas, senadyan sampun mangertos artosipun ing Bahasa Indonesia, ananging,nggih pripun malih, wong pancen tembung punika artosipun "barang" niku wau,...
    hehehe ...

    BalasHapus