Lokasi Pengoenjoeng Blog

Rabu, 01 Juli 2009

MOBIL KLASIK, ANTIK, APIK


Mobil sebagai alat transportasi pribadi juga digolongkan sebagai sobat setia yang sanggup nganteri kita kemana saja. Kalau bisa diajak ngomong dia bakal cerita apa saja. Nah, pameran mobil klasik di Jakarta belum lama ini misalnya kebanyakan adalah para saksi bisu sejarah. Harganya tak kalah dengan mobil baru.

Akhir minggu Balai Kartini Jakarta seperti sebuah garasi besar yang isinya berbagai mobil istimewa. Gimana nggak istimewa?, kebanyakan mobil ini sudah tidak dibikin lagi alias sudah tergolong antik.

Pameran mobil klasik Second International Classic and Sports Car Show 2008 yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Agustus itu memamerkan sekitar 200 mobil antik berbagai bentuk dan merk yang datang dari beragam daerah.

Kalau lihat aneka mobil antik disini berasa deh kalau mobil memang bukan sekedar alat transportasi. Dalam perkembangannya mobil juga menjadi fashion cerminan gaya hidup yang menentukan simbol status sosial pemiliknya.

Selain bisa dipandang sebagai karya seni, mobil tua juga kaya sejarah. Seperti dua Limousine Chrysler yang masing-masing buatan tahun 1947 dan 1962 ini. Kedua mobil ini dulunya adalah kendaraan dinas Presiden Pertama RI Soekarno. Di jamannya, kedua mobil tersebut tergolong mobil super mewah.

Konon kabarnya dalam pameran ini salah satu hotrod berbasis mesin Ford berhasil dilelang seharga 900 juta rupiah. Pembelinya seorang pengusaha warga negara Amrik. Nilai sebuah mobil klasik antara lain diukur oleh originalitas dan kapan itu mobil itu di produksi.

Nah dari total keseluruhan 200 mobil klasik yang di pajang ada 4 mobil yang jadi bintang dalam pameran ini karena dianggap paling dekat dengan penilaian tersebut. Rolls Royce silverdown limousin milik kolektor asal Malaysia, dua mustang Corvette, punya kolektor asal Thailand dan sebuah Jaguar milik kolektor tanah air Hartawan.

Masing-masing kolektor biasanya punya kriteria sendiri untuk melengkapi koleksinya. Ada yang memang khusus cari mobil dengan nilai tinggi, ada juga yang semata jatuh cinta berat sama spesifikasi type mobil tertentu. Seperti Pak Munaf yang demen sama mobil VW keluaran tahun 1965 yang merupakan versi sedan dengan model noseback alias hidung belakang.

Pameran ini juga memajang aneka mobil sport moderen yang sebenarnya sih belum lama-lama amat diproduksi, tapi bentuknya yang khas dan mewah membuat mobil-mobil ini memang terlihat eksotik.

Pameran yang didukung Perhimpunan Pengemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) dan Ikatan Motor Indonesia ini juga menampilkan motor-motor jaman bahelak buatan Eropa, Amerika dan Asia.

Ada 50 unit motor tua yang dipajang dikelompokan berdasarkan jenis dan merek. Mulai motor clasik Jepang yang sudah jarang banget beredar di jalanan, sampai Harley Davidson yang pernah dipakai di jaman perang.

Moga-moga misi pameran untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga peninggalan bersejarah ini bisa terwujud.

Gitu deh…

(Sumber: indosiar.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar