Lokasi Pengoenjoeng Blog

Selasa, 19 Mei 2009

IKLAN JADUL…, BOROS KATA

Dari tayangan iklan2 kuno kita bisa bilang, ee…, ternyata iklan jadul alias iklan kuno itu boros kata2 alias gambarnya seupil tapi keterangannya seabreg.

Ambil contoh, iklan ban sepeda Good Year. Di bawah gambar sesorang yang sedang megang sepeda, terdapat serentet tulisan bahasa jawa, yang terjemahan bahasa Indonesianya berbunyi seperti ini:

Amat banyak pekerjaannya…, disuruh membeli es…, lalu mendatangi toko langganannya, mengantarkan sinyo sekolah dan menjemput, mengantarkan surat kepada nyonya de Groot, memberi tahu bahwa nyonya tidak dapat bermain MahYong…, semua itu dilakukan dengan sepeda, oleh karenanya disuruh suruh waktunya masih luas (sisa).
Minggu yang lalu ban belakang harus diganti. Nyonyanya berkata, “ Amat! Ini uang untuk membeli ban, tetapi jangan lupa belilah ban GOODYEAR.”

Amat di dalam batin tertawa, karena sudah tahu lebih dulu, ban GOODYEAR (Buatan Hindia Belanda ini) ban yang bagus sendiri, dijual oleh orang Hindia sini. Tentu saja Amat senang memakai ban yang bagus ini. Oleh karena itu lalu membeli ban GOODYEAR.

Naik ban sepeda GOODYEAR tidak mengkhawatirkan.

Ya, iklan jadul lebih banyak menyampaikan pesan tentang nilai guna suatu barang, tanpa embel2 nilai2 lain, nilai prestisius, gengsi, asal usul dsb. Ini sangat berbeda dengan model2 iklan jaman sekarang…

Gitu deh...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar