Lokasi Pengoenjoeng Blog

Minggu, 08 Februari 2009

Barang Antik..., iklan balsem


“Masuk angin? Pakailah balsem Bintang Todjoe”. Beginilah bunyi iklan balsem ini. Ada tambahan kata2 yang unik: “Bila perlu boleh diminum”. Hahhh…, minum balsem?

Masyarakat Jogja atau Jawa pada umumnya mempunyai cara yang khas untuk mengusir sakit masuk angin. Tidak hanya dulu kala, sekarangpun cara usir angin dengan “kerokan” atau “kerikan” masih dipakai. Sekujur punggung, lengan dan dada diolesi minyak kelapa, kemudian dikerok kerok menggunakan mata uang logam hingga kulit memerah, membentuk motif loreng2 ala zebra…, zebra merah. Dengan dikerok atau kerokan itu, badan menjadi hangat, sakitpun sembuh…, bablas angine. Lha balsem buat apa? Balsem itu biang kerok, artinya tanpa dikerok pun badan bisa hangat dan yang bikin hangat ya balsem itulah.

Daripada kerikan yang menggelikan itu (bikin saya keri alias geli), saya lebih memilih digosok balsem. Gitu deh…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar