Lokasi Pengoenjoeng Blog

Rabu, 04 Februari 2009

Merapi..., rosa,rosa.


Gunung Merapi, di ujung utara Daerah Istimewa Yogyakarta, mendukung kehidupan dan kesejahteraan penduduk dengan memberikan air dan kesuburan tanah…

Bagi sebagian masyarakat Jogja, Gunung yang berada di wilayah Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten ini memiliki nilai spiritual. Setiap tahun di bulan Rejeb, selalu diadakan upacara persembahan kepada Gunung Merapi agar gunung ini tidak "marah".

Mbah Maridjan, yang kini kondang itu, yang bergelar Mas Penewu Suraksohargo adalah juru kunci gunung Merapi. Jabatan sebagai juru kunci Merapi didapatnya dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX sejak tahun 1982. Setiap gunung Merapi akan meletus, seluruh warga setempat akan selalu menunggu petunjuk Mbah Maridjan, perlu ngungsi atau tidak. Dan tempo lalu saat merapi akan meletus, simbah tenang2 saja. Ketika orang bertanya:" Mbah, ngungsi atau kagak nih?" Mbah Marijan menjawab dengan tenang: " Rosa..., rosa..." Dan yang dimaksud rosa rosa itu bolehlah kita terjemahkan sebagai "Rasah.., rasah" alias ora usah (kagak usah). Gitu aja kok repot...

Jika Merapi sedang "tenang", mendaki Merapi sangat asyik dan menyenangkan. Sejumlah jalur pendakian bisa digunakan yaitu melalui Selo dari sebelah utara, Babadan dari sisi barat serta Kaliadem dari sisi selatan. Tapi jika Merapi sedang kumat marahnya, jangan coba2 kluyuran ke sana. Gawat!

Gitu deh…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar