Lokasi Pengoenjoeng Blog

Rabu, 17 Juni 2009

KIPAS KERTAS, KIPAS JADUL

Kipas2 cari angin, itu ungkapan atau kalimat jadul. Sekarang mah…, kalau kepengin ngadem, orang cukup mencet tombol on pada mesin kipas angin, dan hadirlah semilir sang angin. Tak perlu lagi tangan ini repot2 megang kipas dan mengipas ngipas.

Ya, kipas kertas sekarang sudah jarang terlihat. Kalaupun ada itu sekedar sebagai souvenir perkawinan. Padahal dulu kipas kertas itu lumayan populer lho. Sampai2 dibuat tariannya…, tari kipas.

Dan tentang kipas kertas ini ada cerita yang menarik dari blog tetangga (sori, lupa namanya), soal seorang ibu pembeli yang komplain ke penjual kipas karena kualitas kipasnya jelek, gampang sobek.

Ibu Pembeli:
"Kipas kertas yang saya beli kemarin dari toko bapak kok kualitasnya jelek. Mosok baru sekali pakai sudah sobek!"

Penjual:
"Oo.., itu bukan kipasnya yang jelek, tapi pasti cara pakainya yang keliru."

Ibu Pembeli:
"Keliru gimana? Makai kipas itu khan biasa saja tho?. Kalo gerah, ya kipasnya digerakkan ke kiri dan ke kanan. Gitu tho?"

Penjual:
"Woo…, disitulah kesalahan Ibu. Supaya awet dan tidak rusak, mestinya kipasnya diam saja, dipegangi saja, lalu kepala Ibu yang digelengkan ke kiri dan ke kanan. Dijamin deh kipas akan awet."

“Wong edan….” gerutu si Ibu sambil ngeloyor pergi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar