Lokasi Pengoenjoeng Blog

Minggu, 19 April 2009

Permen Karet


Kegiatan mengunyah permen karet dapat dijadikan alternatif pengganti ngemil, karena permen karet tersebut menyediakan kalori yang lebih rendah (5-10 kalori) dibandingkan dengan makanan ringan. Penelitian lain menunjukkan, permen karet dapat mengurangi rasa lapar, mengurangi keranjingan makanan yang manis-manis,. Dan penelitian lainnya lagi menunjukkan bahwa kegiatan mengunyah permen karet dapat menjadi saluran pelepas ketika orang merasa marah atau frustasi. Maksudnya orang akan merasa lebih rileks saat mengunyah permen karet, gitu loh…

Tapi siapakah orang yang pertama kali menemukan permen karet? Bagaimana asal usulnya? Nah kisahnya begini. Konon permen karet pertama kali ditemukan oleh seorang Amerika bernama Thomas Adams, pada tahun 1872. Kisah bermula ketika di tahun 1870, Thomas Adams mendapatkan sepotong karet yang biasa dikunyah oleh suku Indian Meksiko.

Dua tahun lamanya (1870-1872) ia mencoba meneliti apakah bahan yang kenyal itu bisa juga digunakan seperti karet biasa? Ternyata tidak! Usaha Adams sia-sia. Karena frustasi akhirnya ia kunyah saja sepotong karet itu, meniru kelakuan orang2 Indian itu. Ee...asyik juga ternyata.

Selanjutnya dia mencoba menjual penemuannya itu ke sebuah perusahaan, namun ditolak. Dari situ Adams mencoba memproduksi sendiri, dan akhirnya perusahaan permen karet si Adams cukup terkenal dan terus berkembang hingga menjadi sebuah perusahaan permen karet terkenal di Amerika Serikat.

Kitapun telah mengenal permen karet sejak dulu. Bahkan biasa juga permen itu kita emut kemudian kita tiup, kita bikin jadi balon. Kalau udah bosan ngunyah, permen itu lalu kita buang atau kita tempelkan di sembarang tempat. Betul?

Gitu deh…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar